Pendidikan
Lemah Bahasa Asing, Kemristekdikti Beri Pelatihan bagi Dosen
01-11-2016 - 17:18 | Views: 71.99k
Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemristekdikti, Ali Ghufron Mukti (Foto: harianterbit)
Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemristekdikti, Ali Ghufron Mukti (Foto: harianterbit)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi akan memberikan pelatihan bahasa Inggris kepada para dosen. Hal itu mengingat banyak dosen yang gagal mendapatkan beasiswa ke luar negeri karena lemah dalam penguasaan bahasa asing.

"Untuk tahap awal, kami berikan beasiswa kepada 150 dosen perguruan tinggi negeri dan swasta di Tanah Air. Mereka akan mendapatkan pelatihan selama tiga bulan," ucap Dirjen Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemristekdikti, Ali Ghufron Mukti di Jakarta, Selasa (1/11/2016).

Menurutnya, pelatihan tersebut dimulai sejak akhir Oktober dan diselenggarakan di sejumlah perguruan tinggi seperti Universitas Negeri Malang, Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas Indonesia.

"Tujuannya meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan keterampilan menulis para dosen yang diukur dari naiknya nilai IELTS dan TOEFL," jelas Ghufron.

Melalui pelatihan itu, ia berharap penguasaan bahasa asing para dosen akan meningkat dan lebih mudah mendapatkan beasiswa pascasarjana maupun doktoral di luar negeri.

Ia menyebut jika salah satu contoh lemahnya penguasaan bahasa asing para dosen adalah tidak terpenuhinya kuota dari Beasiswa untuk Dosen Indonesia (BUDI) Luar Negeri yang pada tahun ini sebanyak 300 beasiswa.

"Jumlah dosen yang mendapatkan beasiswa BUDI LN baru 167 dosen. Untuk itu, kami buka kembali untuk 130 dosen," tandas Ghufron. (*)

Pewarta
: Ronny Wicaksono
Editor
: Khoirul Anwar
Publisher
: Sholihin Nur
Sumber
: TIMES Indonesia