Peristiwa
Berantas Kurang Gizi di Situbondo, Jokowi Bagikan Biskuit
14-09-2016 - 13:09 | Views: 49.74k
Presiden Joko Widodo, saat berkunjung ke Kabupaten Situbondo Rabu (14/9/2016). (Foto: Syamsul Arifin/TIMESIndonesia)
Presiden Joko Widodo, saat berkunjung ke Kabupaten Situbondo Rabu (14/9/2016). (Foto: Syamsul Arifin/TIMESIndonesia)

TIMESINDONESIA, SITUBONDO – Kunjungi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Landangan, Kecamatan Kapongan, Situbondo, Presiden Joko Widodo, bagikan biskuit pada warga setempat. Agenda ini sengaja dilakukan sebagai langkah pemberantasan kurang gizi.

"Sudah dapat biskuit semuanya kan? ibu hamil harus memperhatikan makanan tambahan termasuk juga makanan untuk anak - anak," katanya disambut sorak sorai warga, Rabu (14/9/2016).

Biskuit makanan tambahan tersebut, diberikan Jokowi kepada 238 ibu hamil, 230 anak kurang gizi dan 250 siswa. Mereka juga mendapatkan sembako yang terdiri dari beras, gula pasir, kacang hijau, susu dan telur ayam.

"Untuk ibu hamil triwulan pertama harus mengkonsumsi 2 keping biskuit per hari. Diatas 3 bulan sampai 9 bulan konsumsinya 3 keping. Kalau untuk balita 6 bulan sampai 12 bulan per hari 8 keping. Kalau sudah satu tahun sampai 5 tahun bisa mengkonsumsi sampai 12 keping,” pesan Jokowi.

Disebutkan, setiap 100 gram pemberian makanan tambahan untuk balita mengandung 450 kalori, 14 gram lemak, 9 gram protein dan 71 gram karbohidrat. Tak ketinggalan, 10 jenis vitamin serta 7 mineral. Makanan tambahan harus dihentikan jika berat badan sudah seimbang dan dilanjutkan dengan mengkonsumsi makanan gizi seimbang.

Berdasarkan data pada 2014 lalu, Kabupaten Situbondo ditemukam kasus gizi buruk. Data itu menunjukkan terdapat sebanyak 213 kasus dan menurun di tahun 2015 menjadi 169 kasus.

"Kita sudah siapkan Rumah Pemulihan Gizi, harapannya agar jumlah anak kurang gizi di sini dapat turun,” jelas Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto. (*)

Pewarta
: Syamsul Arifin
Editor
: Wahyu Nurdiyanto
Publisher
: Sholihin Nur
Sumber
: TIMES Indonesia