Peristiwa
Festival Kali Bersih Percantik Wajah Daerah Banyuwangi
08-04-2017 - 13:18 | Views: 44.39k
Bupati Anas menyampaikan sambutannya dalam Festival Kali Bersih dan Merdeka dari Sampah.(foto: Ahmads/TIMESIndonesia)
Bupati Anas menyampaikan sambutannya dalam Festival Kali Bersih dan Merdeka dari Sampah.(foto: Ahmads/TIMESIndonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur kembali menggelar Festival Kali Bersih dan Merdeka dari Sampah 2017. Kali ini, acara digelar di Sungai Donosuko, tepatnya di Dam Durrahman, Dusun Cungkingan, Desa Badean, Kecamatan Blimbingsari.

Lokasi ini berpindah dari tahun sebelumnya di Kalilo, sebagai usaha menyeluruh dalam kampanye budaya sungai bersih.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, dalam sambutannya mengatakan agar masyarakat membudayakan diri tidak membuang sampah di sungai, tidak pula membuang hajat di sungai.

“Saya dengar banyak keluhan di sini jalan rusak, kalau sungai dijaga kebersihannya akan kami setujui ususlan pembangunan jalan di sini,” ujar Anas, Sabtu (8/4/2017).

Bupati Anas mengatakan, menjadikan sungai sebagai elemen penting dari sebuah daerah bukanlah hal yang mudah, festival dipilihnya sebagai penghantar perubahan budaya hidup bersih masyarakat. Upaya itu membutuhkan waktu, mengingat budaya masyarakat yang masih menjadikan sungai sebagai pembuangan limbah.

"Edukasi memang harus dilakukan terus menerus. Kita ingin warga aktif menjaga kebersihan sungai, bahkan ikut mempercantiknya," terang Anas.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuwangi, Husnul Chotimah menambahkan, sosialisasi dan edukasi kebersihan sungai telah dilakukan pihaknya beberapa minggu sebelumnya.

Kebanyakan warga masih berpikir bahwa sungai mampu menjadi tempat pembuangan sampah dan limbah, dan tak akan mengakibatkan hal buruk.

“Ini harus menjadi perhatian kita bersama. Sampah ada karena kita ada, maka pengelolaan sampah harus benar-benar dilakukan dengan baik. Festival ini kita harap mampu menarik perhatian warga sehingga turut peduli pada kebersihan lingkungan dan kebersihan sungai,” tutur Husnul. (*)

Pewarta
: Ahmad Su'udi
Editor
: Wahyu Nurdiyanto
Publisher
: Rochmat Shobirin
Sumber
: