Peristiwa - Daerah
Bupati Bondowoso Lantik Penjabat Baru
17-01-2017 - 08:21 | Views: 107.32k
Bupati Bondowoso H. Amin Said Husni sedang membacakan sumpah jabatan dalam Pelantikan Pejabat Bondowoso (Foto: Sofy/ TIMES Indonesia)
Bupati Bondowoso H. Amin Said Husni sedang membacakan sumpah jabatan dalam Pelantikan Pejabat Bondowoso (Foto: Sofy/ TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Bondowoso, dokter Suharto, dipercaya Bupati Bondowoso Amin Said Husni untuk menjabat Plt Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) dr Koesnadi, Kabupaten Bondowoso.

Sebelumnya, Direktur RSU dr. Koesnadi dijabat oleh dr. Agus Suwardjito, M.Kes. Saat ini, Agus dipercaya menjabat staf ahli Bupati dibidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.

Diketahui, dalam proses pelatikan, selain melantik Agus Suwardjito, Bupati Amin Said Husni, juga melatik empat pejabat lainnya. Yakni, Mohammad Ridwan sebagai Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Untung Kuzairi, sebagai Kepala Bagian Perencanaan dan Pengembangan di Rumah Sakit Umum (RSU) dr Koesnadi.

Selain itu, Fatchurrohman, sebagai Kepala Bagian Umum di RSU dr Koesnadi dan Rahmah Widyana, sebagai Kepala Sub Bagian Perlengkapan dan Keuangan RSU dr Koesnadi.

Dalam sambutannya, Amin Said menyampaikan, bahwa terkait dengan pergantian posisi Agus Suwardjito yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Umum dr Koesnadi, sejatinya dr Agus telah mengajukan surat agar tidak diperpanjang masa jabatannya sebagai Direktur RSU dr Koesnadi.

Karena kata Amin Said, dr Agus telah lima tahun menjabat Direktur RSU dr Koesnadi. “Sesuai dengan UU Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN), jabatan itu memang lima tahun dan ada evaluasi dari Bupati,” katanya.

Surat dari dr Agus kata Amin Said, tidak langsugn tindak lanjuti. “Saya meminta agar dr Agus bisa melaksanakan masa tugas sampai tuntas proses akreditasi di Rumah Sakit, supaya tipe di peroleh tidak sampai turun,” katanya.

Demi suksesnya proses akreditasi di RSU dr Koesnadi, peran dr Agus katanya dinilai sangat diperlukan agar akreditasi Rumah Sakit dengan tipe B ini tidak turun. “Alhamdulillah berkat perjuangan semua pihak di RSU dr Koesnadi, mendapatkan hasil akreditasi Paripurna atau Excellent," kata Amin.

Dari itu, Amin mengucapkan selama untuk RSU dr yang telah meraih akreditasi Paripurna atau Excellent. “Saya ucapkan selamat kepada rumah sakit yang telah memperoleh akreditasi Paripurna atau Excellent,” katanya.

Terkait penunjukan dr Suharto sebagai Plt Direktur RSU dr Koesnadi, Bupati menyatakan bahwa proses penunjukannya sudah sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang ada.

Saat ini, Pimpinan rumah sakit sedang mengalami transisi. Rumah sakit nantinya akan menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kesehatan.

"Agar tidak terjadi komplikasi kepegawaian, maka saya memutuskan tidak melakukan open biding dulu," jelasnya.

Dengan penunjukan dr Suharto sebagai Plt Direktur RSU dr Koesnadi, Amin berharap akan menjadi solusi bagi permasalahan yang terjadi di internal RSU dr Koesnadi.

Amin meminta kepada seluruh dokter spesialis, tenaga medis dan non medis untuk bersinergi dan menyatukan langkah menjadikan RSU dr Koesnadi lebih baik dari sebelumnya.

“Segera mencukupi tenaga medis yang dibutuhkan serta kelengkapan lainnya dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Itu yang saya harapkan,” katanya.  

Pelantikan dan pengambilan sumpah yang berlangsung Selasa (17/1/2017) dilangsungkan di ruang tengah rumah Dinas Bupati dan dihadiri oleh beberapa pejabat antara lainnya seperti Inspektur, Kepala BKD, Kepala Kominfo, para anggota panitia seleksi pemutasian dan beberapa  isteri pejabat yang dilantik.(*)

Pewarta
: Aminatus Sofya
Editor
: Yatimul Ainun
Publisher
: Sholihin Nur
Sumber
: